Tips : Meningkatkan Kemampuan ber-Bahasa Inggris

Menarik, ketika anda ketikkan di scimagojr (tertanggal hari saya menulis ini 4 Oktober 2018) jika dipilih region Indonesia dan diambil bidang Medicine, maka anda hanya akan menemukan 3 topik Medicine dan 1 Biomed. Dan semua berbahasa Inggris. Pesan dari dunia kepada anda wahai para students saya, pelajarilah Bahasa Inggris, karena itulah pintu ilmu pengetahuan.

Jika anda membaca-baca teori tentang penguasaan Bahasa, maka akan banyak mendapatkan fakta yang seragam yaitu penguasaan bahasa inggris berbanding lurus dengan prestasi belajar. Atau penguasaan bahasa ini berbanding lurus dengan hasil examination.

Jika anda bergelut di bidang health related area, maka dapat dipastikan sumber bacaan anda yang paling banyak adalah berbahasa Inggris.
Saya selalu meminta students saya untuk mencari sumber bacaan yang terpercaya, dan update terbaru. Hal ini ditemui jika anda membaca jurnal. Dan mari kita gabungkan 2 fakta diatas, bahwa sumber bacaan yang terpercaya (boleh dibilang begitu) ternyata berbasa Inggris dan penguasaan bahasa meningkatkan prestasi student, maka pesan langsung yang biasa saya berikan adalah : pelajarilah bahasa inggris dengan lebih keras lagi.

Mengapa saya bersikeras demikian untuk para students saya terutama bimbingan saya ? Karena saya tidak ingin memory didalam otak itu penuh oleh informasi yang tidak bermanfaat atau bahkan tidak tepat. Mengapa menggunakan scopus sebagai standar ? well … memang banyak perdebatan, dan saya tidak akan melakukannya disini, namun intinya standar ini menentukan kualitas pengelolaan sebuah jurnal atau kualitas jurnal tersebut. Jika jurnal tersebut dapat di kelola secara profesional dan baik, maka proses seleksi dan review nya pastilah berjalan dengan baik. Akan sangat tidak mungkin jika pengelolaan jurnal yang buruk dapat menghasilkan kualitas penulisan yang baik. Bagaimana mau baik, proses check and rechek tidak berjalan dengan semestinya (ini salah satu contoh kecil saja)

Nah skip semua itu diatas, mari kita langsung meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kita, agar dalam memahami materi tersebut terasa lebih mudah. Sederhananya adalah, biar anda paham artinya. Gitu aja kok repot. Bagaimana mau memahami tulisannya kalau bahasanya saja anda tidak tau ?

Nah saya mempunyai tips yang bisa dicoba, ini adalah berdasar pengalaman dan beberapa kasus yang saya temui selama ini. Anda harus ingat bahwa mempelajari bahasa itu bisa bermacam macam metodenya, nah ini adalah salah satunya.

Satu

Saya kebetulan mempunyai dua orang teman yang bahasa Inggrisnya sangat baik. Saya tanya mereka ini, apakah mereka les bahasa Inggris sejak kecil ? ataukah mereka tinggal di negara berbahasa Inggris dalam waktu yang lama ? Karena menurut saya sih baik sekali. Kosa kata sangat luas, listening baik sekali, pemahaman terhadap bacaan juga baik …

Ternyata dua orang teman saya ini mempunyai kebiasaan yang sama sejak mereka kecil, yaitu hobi mendengarkan lagu dan menghafalkannya. Dan yang di dengar adalah lagu-lagu dalam berbahasa Inggris. Menarik ya ? belajar dan sambil mendengarkan lagu-lagu. Mungkin memang mereka berdua ini model belajarnya baik di sektor auditory nya.

Dua

Ini saya amati pada anak-anak. Pelajaran pertama mereka adalah mendengarkan orang berbicara, dan memahami maksud pembicaraan itu. Dan kemudian mereka belajar berbicara.
Setelah mereka mulai belajar membaca, mereka tidak kesulitan memahami artinya.

Bisa ditarik kesimpulan sederhana (walau tidak evidence based ya), bahwa sepertinya karena kosa kata yang banyak di long term memory nya beserta pengertian yang berasosiasi pada kata tersebut, kemampuan memahami bacaan akan lebih mudah. Anda harus ingat bahwa cara bekerja otak adalah dengan menyimpan informasi di long term memory (hard disk adalah analogy nya di dalam dunia IT), dan informasi tersebut selalu disertai dengan konteks yang melekat pada informasi tersebut atau berasosiasi dengan informasi tersebut.

Jika anda trus berpikiran untuk menghapalkan kosa kata sebanyak mungkin, bisa sih, tetapi apa nda berat ? karena anda sendiri tidak familiar dengan bahasa tersebut. Namun jika anda banyak mendengar percakapan bisa jadi akan lebih mudah.

Pengalaman saya sendiri mirip dengan cerita anak-anak diatas. Karena saya tinggal kurang lebih 10 tahun di negara yang berbahasa Inggris. Tentu pelajaran pertama yang harus saya pahami adalah listening. Bagaimana tidak, kalau nda kan ya belanjapun saya tidak mampu. Bisa keliru terus.

Tiga

Nah, ini sesuatu yang menyenangkan. Mengapa anda tidak mencoba mendengarkan Radio, atau Movie atau Youtubing ?

Radio, saran saya dengarkan BBC dan NPR. BBC ini British style dan NPR ini American English. Mengapa dua radio ini ? Karena banyak percakapan, atau monolog satu arah penyampaian berita. Bahasa yang digunakan tidak berat, bisa bahasa percakapan sehari hari, namun bahasanya masih dalam batas formal dan baik. SEhingga sangat layak dijadikan referensi.
BBC ini radio siaran pemerintah UK namun jangan khawatir, pemberitaannya lengkap dan bagus-bagus kok.

Bagaimana dengan NPR ? ini adalah radio siaran yang pembiayaan adalah dari masyarakat, mereka selalu menggalang dana setiap tahun begitu. Enaknya adalah radio ini menyiarkan berbagai ragam acara dan tidak memihak ke satu sisi saja, namun memberitakan dari semua sisi. Mengapa demikian? Ya karena sumber dana operasional ini adalah dari masyarakat langsung. Sehingga mereka memastikan bahwa informasi yang disajikan netral ataupun di lihat dari berbagi sudut yang berbeda.

Catatan yang perlu diperhatikan adalah, bahwa kemungkinan ketika mendengarkan siaran tersebut di awal-awal proses belajar anda, hanya 10-15 % yang akan anda mengerti. Segera akan meningkat ke 20-30 % memahami. Sudah mulai nyaman mendengarkannya. Ini asumsinya anda rutin mendengarkan selama 2-3 jam perhari ya. Tidak perlu duduk diam dan tidak melakukan apa-apa selain mendengarkan radio tersebut, lakukan sambal mengerjakan pekerjaan lain atau ketika anda istirahat. Tahap awal, anda akan merasa capek, karena otak anda bekerja keras untuk mendengarkan dan kemudian menterjemahkannya.

Nah selain mendengarkan radio, ada kegiatan yang menyenangkan juga yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan listening skills anda. Yaitu dengan menonton movie. Sudah tentu jika anda ingin meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, lihatlah film dalam Bahasa Inggris. Jangan nonton film Korea yang ada terjemahan Bahasa Indonesia nya donk, itu namanya anda menikmati actor dan aktris nya 😛

Untuk movie, jangan pilih yang film action ataupun yang perang ? mengapa ? isinya cuma kejar-kejaran, berkelahi, tembak-tembakan, dengan scenario yang sering tidak jelas begitu. Pilih film-film yang mendapat rating bagus. Coba saja googling dengan (misalnya) “good movie 2018”. Saya sendiri senang dengan movie yang ringan, tidak sedih dan membuat berderai air mata. Romantic Commedy adalah genre yang saya sukai.

Untuk tahap awal, silahkan melihat movie ini dengan menggunakan subtitle berbahasa Inggris. Jangan yang berhasa Indonesia karena anda tidak akan cepat belajar. Prinsip belajar bahasa itu selalu keterpaksaan pada kondisi yang mengharuskan anda menggunakan bahasa tersebut. Pada tahap ini anda biasanya akan lebih banyak membaca teks nya. Namun semakin anda belajar, lama-lama anda tidak perlu banyak membaca subtitle nya. Bahkan nanti secara tidak sadar, anda tidak pernah membaca subtitle tersebut dan bahkan menganggap teks tersebut malah mengganggu menikmati movie nya.

Itulah tips yang bisa anda coba untuk meningkatkan kemampuan berhasa anda, simple dan tidak perlu biaya banyak. Hanya komitmen. Belajar dan senang. Kurang apa coba.

Sebenarnya inti dari beberapa tips diatas adalah meningkatkan kemampuan listening anda. Dengan meningkatkan kemampuan listening maka kemampuan comprehension anda akan meningkat. Sepertinya dengan banyak mendengarkan, otak anda akan terbiasa dengan kosa kata yang ada dan memahami kosakata tersebut seiring dengan bertambahnya kosakata tersebut didalam logn term memory anda.
Harapannya dengan kondisi ini ketika membaca working memory anda, akan hanya akan digunakan untuk memahami inti materi nya dan bukan disibukkan untuk menterjemahkan bahasa tersebut.

Nah … mengapa masih belum mulai juga ? Silahkan mencoba ? Have fun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *