Sekedar Pengingat Bagi diri Sendiri : “sing temenan lan jujur”

Saya punya kenalan, yang kebetulan saudara sendiri, kebetulan beliau menjadi orang kepercayaan dari salah satu konglomerat di jaman orba. Orangnya sederhana, dan bersahaja. Suatu hari bercerita tentang korupsi …

Beliau bercerita bahwa teman-teman dia, yang sudah menjadi level atas, ternyata juga masih tergiur dengan korupsi ini. Sodara saya ini bekerja di perusahaan tersebut dimulai dari level bawah, buruh, dan bisa merangkak naik menjadi top level manajer. Dia pernah bertanya kepada temannya, kok ya kamu masih “gitu” sih sama uang ? Jawab temannya sih sederhana, lha aku isih butuh kok. Seingat saya, orang tersebut ketahuan dan akhirnya di kick-out dari perusahaan itu.

Sodara saya itu kemudian menyelipkan pesan kepada kami :
Gini yo, simbah itu memberikan pesan kepada kita-kita ini. Pesan yang sangat sederhana. Nek kowe nyambut gawe kuwi sing temenan lan jujur.

Pesan itu sangat terngiang-ngiang di telinga saya, walaupun saya mendengar pesan itu ketika masih kelas 4 atau 5 sd.
Semoga, saya bisa memenuhi pesan simbah (buyut) saya itu. Bekerja dengan sungguh-sungguh dan jujur.
I know it is difficult … but at least, berdoa agar saya bisa memenuhi kriteria dari nasihat tersebut.

*catatan di hari minggu ketika badan terasa remuk redam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *