Academic writing tips 4 : Mensitasi undang-undang dan peraturan pemerintah dalam Bahasa Inggris

Beberapa kali mendapat pertanyaan, tentang penulisan sitasi peraturan perundangan Indonesia kedalam bahasa Inggris. Masalah utamanya bukan bagaimana cara mensitasinya menggunakan zotero, tapi bagaimana aturan penulisan dalam Bahasa Inggris.
Berikut ada beberapa contoh yang bisa dijadikan referensi.

  1. UU no 11 tahun 2008, dituliskan menjadi Law Number (No). 11 of 2008
  2. Peraturan Pemerintah 52 tahun 2017 tentang Peraturan Pelaksana UU no. 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan, dituliskan menjadi Government Regulation No. 52 of 2017 on Regulation of the Implementation of Law No. 20 of 2013 on Education
  3. Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Kota Yogyakarta, di terjemahkan menjadi Regional Regulation No. 2 of 2017 on Non Smoking Area in Yogyakarta City
  4. Peraturan Bupati (PERBUP) No. 18 Tahun 2016 , dapat di terjemahkan menjadi Regent Regulation No. 18 of 2016
  5. Peraturan Walikota (PERWALI) No. 22 Tahun 2017, diterjemahkan menjadi Mayor Regulation No. 22 of 2017
  6. Keputusan Menteri NOMOR 004/U/2002 Tentang Akreditasi Program Studi PT, dituliskan menjadi Ministerial Decree No. 004/U/2002 on Accreditation of Study Program at Higher Education

Pada penulisan ke dalam Bahasa Inggris ini, yang penting adalah konsistensi dalam penulisan istilah. Akan ditemukan beberapa variasi penterjemahan, namun tidak menjadikan masalah. Yang jelas, pada satu naskah akademik, gunakan aturan penulisan yang sama dari awal dokumen sampai akhir dokumen.

Hal ini juga berlaku tentang Bahasa Inggris nya sendiri, coba perhatikan pada bagian bawah word processor anda, dictionary apa yang digunakan. Silahkan pilih antara English British dengan English US, boleh menggunakan salah satunya. Keduanya tidak salah, namun harus konsisten sejak awal. Bagi saya pribadi, Englsih US lebih familiar dan selalu terpasang sebagai default dalam dictionary, namun dalam disertasi, saya menggunakan English British mengingat saya menjalankan studi saya di Ireland.

Selamat menulis.

Note : Terimakasih kepada Iwan Satriawan PhD, yang memberi masukan penting ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *