Yes ! I am using Linux since 2006

Mengapa saya menggunakan Linux ? Alasan sederhana, saya tidak mau direpotkan oleh masalah virus dan membeli atau membajak software lagi. Sejauh apa saya menggunakan ? Saya gunakan sangat intens, sebagai keseharian tugas saya. Bahkan ketika saya dalam program PhD saya sampai selesai, saya menggunakan Linux. Dan ketika ramai-ramai ada masalah dengan malware yang mengancam sebagian besar komputer, saya tetap adem ayem. Saya pun tidak takut “mencolokkan” USB drive dari mahasiswa saya ketika mencopy file tugas. Dunia serasa sangat sederhana.

Niat saya ketika memutuskan menggunakan Linux adalah menggunakan software open source. Saya tidak ingin membajak software lagi, apalagi harus membeli software yang saya sebenarnya bisa menggunakan open source untuk mengerjakannya. Jadilah saya menjadikan laptop saya sebagai kelinci percobaan, bahwa semua kegiatan saya harusnya bisa menggunakan Linux. Walau ditengah mayoritas pengguna software Microsoft.

Linux, apakah Linux itu ?

Linux sebenarnya adalah nama generik yang sering dinobatkan ke sistem operasi yang free dan open source yang dibangun menggunakan Linux kernel. Aduh, makanan apa ini ? paling gampang kernel ini di analogikan sebagai mesin mobil, yang sering oleh produsen menggunakan basis mesin yang sama, kemuadian di modifikasi sedemikian rupa dan di gunakan pada mobil lain.

Variasi linux ada banyak ragamnya, mulai yang ” makanannya orang IT banget ” sampai ke sistem yang sangat user friendly. Pada tahun 2006 itu lah saya memutuskan menggunakan versi desktop dari Ubuntu.

Ubuntu ini menjadi varian yang sangat populer dengan basis pengguna loyal yang sangat banyak. Sehingga bagi pemula yang ingin menggunakannya untuk pertama kali, Ubuntu bisa menjadi pilihannya. Support komunitas juga sangat banyak, sehingga nyaris semua permasalahan itu sudah ada jawabannya di internet, silahkan tanyakan kepada mbah Google.

Di awal tahun 2017, saya memutuskan beralih juga kepada distro, atau varian Linux yang lain, Linux Mint. Yah sekedar mencoba distro lain untuk laptop kesayangan saya yang sudah berumur 5 tahun. And still going strong.

Bagaimanakah kesan secara keseluruhan ? well, programmer itu tambah hebat, tehnologi juga tambah maju. Tidak ada perbedaan yang bermakna dari segi fungsi antara menggunakan Linux ataupun produk Microsoft. Kenyamanan instalasi dan penggunaan pun juga sudah sama menurut saya. Apalagi, perkiraan saya, 80% pengguna PC sudah bisa terlayani menggunakan software-software yang by default terinstal didalam kedua distro tersebut.

Linux untuk kegiatan sehari-hari

Office.
Dalam kegiatan sehari-hari, ini software yang sering digunakan. Libre Office adalah produk yang saya gunakan. Sejauh ini yang paling baik. Compatibility dengan produk Microsoft Office juga sangat baik. Saya menggunakan sejak bernama Open Office yang suatu hari dibeli oleh sebuah perusahaan besar, dan para programmer nya tidak suka bekerja dibawah perusahaan, lebih senang sebagai komunitas, sehingga mereka menciptakan Libre Office.

Untuk menulis, anda menggunakan Libre Write, untuk presentasi Libre Impress, bagi anda pengguna Excell bisa menggunakan Libre Calc. Dan jangan khawatir, penggunaan formula juga sama, jadi penyesuaian tidak akan banyak bermasalah, seharusnya.

Anda senang fotografi ? Gimp adalah alternatif untuk Photoshop
Kebetulan saya menyukai fotografi, kadang saya memerlukan sentuhan ringan pada hasil foto saya. Dan saya merasa Gimp sudah sangat mencukupi. Mungkin bagi anda yang sudah sangat terbiasa pengolahan berat menggunakan Photoshop akan terasa berbeda. Namun, disini saya kebetulan bukan bekerja dibidang grafis, sehingga memang Gimp sudah mencukupi. Dan Gimp sudah tersedia gratis dan sudah termasuk dalam paket install di dalam Ubuntu maupun Mint.

Gambar dibawah ini diolah menggunakan Gimp untuk membuat border dan juga merubah menjadi BW menggunakan plug-in filter BW yang tersedia untuk Gimp.

Bagaimana dengan Software yang hanya ada pada Windows ?

Pada kasus yang saya alami, saya memerlukan SPSS karena supervisor saya menggunakannya. Ada beberapa cara sebenarnya. Satu, menggunakan SPSS versi linux, namun ternyata tidak bisa 100% kompatibel, sehingga akan menyulitkan bertukar data dengan pengguna SPSS for Windows. Alternatif menjalankan bisa menggunakan PlayOnLinux jika software nya di support, saya sendiri menggunakan VirtualBox, sebuah program virtual machine yang menjalankan sistem operasi (saya memilih) XP yang ringan.  Sehingga saya memiliki sistem operasi Windows didalam Linux saya. Kelemahannya adalah anda membutuhkan memory yang cukup tinggi agar lancar menggunakannya.

Mari menggunakan Linux

Kenapa perlu menggunakan Linux ?  ketika anda menggunakan kegiatan dasar untuk keperluan kantor, mengetik, spread sheet. Juga kita anda sudah lelah dengan siklus perkembangan sistem operasi yang membuat komputer lama anda terasa berumur ratusan tahun. Dan juga anda orang yang paling tidak suka dengan adanya virus. Maka, silahkan menggunakan linux. Komputer lama anda tetap terasa baru dan lancar. Tidak ada masalah dengan virus. Anda akan hidup bahagia dengan Linux.

Dari mana anda bisa memulai ? Nah pilihlah versi linux anda. Untuk pemula atau yang berasal dari Windows user atau Mac, maka Ubuntu atau Mint adalah pilihan yang paling bijak. Jangan lupa bahwa versi linux itu ada banyak sekali. Istilahnya versi di Linux adalah distro.

Install Linux. Silahkan pilih distro, arahkan ke website mereka dan download. Anda bisa burn ISO file yang di download ke cd ataupun flash disk. Jika komputer lama anda tidak bissa support booting dari usb, maka cd adalah pilihan baik juga. Jangan lupa, Linux itu sangat aman untuk lingkungan, environmental friendly. Mengapa ? Karena komputer lama pun anda bisa install dan berjalan dengan sangat baik. Untuk komputer yang , bisa dikategorikan kuno, anda bisa menginstall distro yang memang di design untuk sangat ringan. Silahkan google dan ketik lighweight linux, dan boom. Pilihan tersedia untuk anda. Bahkan, menggunakan linux distro yang ringan di flash disk pun bisa.

Pertanyaan utama yang muncul adalah, apakah berjalan dengan lancar ? Apakah dapat memenuhi kebutuhan anda ? Jawabnya singkat dan jelas: BISA.
Terbukti saya sudah menggunakan sejak 2006. Bahkan selama saya mengambil PhD program di bidang Medical Education pun bisa dengan baik.

Kekhawatiran akan ketidak kompatibel dengan sistem Windows ? Janganlah linux, pengguna MacOs juga sama masalahnya. Jadi kita harus adil melihatnya. Adalah kecil yang tidak kompatibel, namun sekarang ini semua bisa di pecahkan dengan mudah.

Jadi ? ayo segera menggunakan linux …

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *