Memulai Kuliah dengan Menata Komputer

Komputer ataupun laptop sudah menjadi alat wajib bagi mahasiswa dan menyatu dalam kegiatan belajar mengajar. Namun masih banyak yang belum mempunyai kebiasaan yang baik dalam mengelola komputernya. Bagi anda mahasiswa baru, atau yang sedang dalam proses sekolah/kuliah, silahkan ikut 4 tips dasar yang seharusnya anda lakukan.

Atur dan simpan data anda dengan rapih dan ter struktur. Jangan main simpan di “my document” (untuk para pengguna windows OS), atau semua disimpan di desktop yang jelas membuat kotor tampilan juga bisa membuat performa komputer anda tidak baik.

Mengapa anda harus menata dengan rapi file anda ? Agar mudah dicari, dan anda tidak perlu lagi berkomentar kepada diri anda sendiri “dimana file saya ? kok tidak ketemu ya ?

Penulis selalu mengelompokkan file dan folder berdasarkan tugas atau tema. Dalam konteks menjalani pendidikan, saya biasa membagi folder berdasarkan tahun ajaran dan tugas di setiap tahun ajaran. Tapi juga ada tugas diluar tahun ajaran, misal thesis ataupun folder khusus administrasi sekolah.

Seperti terlihat pada gambar diatas, begitulah struktur penyimpanan file yang penulis miliki. Anda bisa mempunyai struktur sendiri, namun yang penting adalah jelas pembagiannya. Dan yang paling penting adalah, anda tertib mengikuti aturan yang anda buat sendiri.

Tidak bermaksud promosi Windows OS, namun karena sebagian besar pemakai menggunakannya. Penulis sendiri menggunakan Linux. Namun jangan khawatir prinsipnya sama. DRIVES.

Di windows, pengguna tidak asing dengan istilah drive C atau D atau removable drive F (misalnya). Ini penting di catat. Jangan jadikan satu data dengan sistem operasinya. Atau lebih jelasnya, Data harus tersendiri di drive D.

Jika ternyata di komputer anda hanya ada satu drive, C saja, minta tolong teman yang menguasai IT untuk mempartisi menjadi dua. Atau jika anda cukup berani, anda dapat menggunakan software GParted, yang petunjuknya dapat dilihat pada gparted.org . Secara tehnis, mempartisi Hardisk (hard drive) dapat meningkatkan performance komputer anda. Dengan meletakkan file yang sering diakses (operating sistem, OS) di awal drive anda.

Seperti dilihat pada gambar diatas, maka HD terbagi menjadi dua. Data selalu dan hanya di simpan di D (data). Tanpa kecuali. Dan didalam drive Data, jangan lupa struktur folder harus ada rapih seperti contoh di awal tulisan ini.

Ingat, anda harus punya data cadangan. Back-up data yang anda miliki. Terutama anda yang sedang menempuh studi. Seberapa banyak back-up yang harus anda miliki ? Tidak ada kata terlalu banyak untuk back-up.

Karena jaman ini koneksi internet sudah jamak, back-up data anda ke cloud. Layanan yang popular adalah dropbox, penulis telah menggunakannya dan sangat reliabel. Atau anda bisa menggunakan juga google drive, yang menyediakan software utitilies nya untuk windows dan mac. Silahkan googling untuk mencari how to nya.

Penulis sendiri mempunyai satu low profile flash drive yang selalu berada di laptop yang juga digunakan untuk back-up. Anda bisa menggunakan fasilitas di windows seperti tertulis di situs support nya (bagi anda pemakai windows), atau sekedar copy and paste file tersebut. Penulis menggunakan daily auto back-up yang terdapat di Ubuntu Linux.

Nah, tunggu apa lagi ? bersegeralah back-up file penting anda.

Ini menarik, banyak sekali diantara anda memberi password yang sangat mudah ditebak. Seperti 12345 atau ulang tahun anda misalnya. Jangan lakukan itu. Tapi penulis juga paham bahwa sekarang ini banyak sekali password yang harus anda ingat, jangan samakan semua password atau diberi password yang mudah ditebak. Sangat berbahaya.

Ada tips sederhana, untuk anda :

  1. Buatlah password menggunakan sebuah kalimat yang anda familiar, misalnya, tahudantempe, adaduameja. Jika password tersebut ingin ditingkatkan kesulitannya dengan kombinasi angka dan huruf plus huruf kapital, maka akan menjadi T4huD4nTempe, Ada2Mej@. Sederhana bukan ?
  2. Buatlah 3 kategori password anda, menjadi Sangat Penting, Penting, dan Sekedar ada password.
    Sangat penting harus merupakan password yang sangat aman, gunakan untuk account utama yang misal berisi informasi rekening online anda (online banking). Pertimbangkan untuk merubah password ini sebulan sekali. Kemudian kategori penting, misalnya digunakan untuk password sosial media anda, tidak boleh sama dengan password penting anda. Pada sosial media, biasa diminta mencatatkan email untuk recovery, maka berikan email utama anda. Sehingga anda mempunyai back-up password dan aman tersimpan. Sedangkan kategori tiga yang alakadarnya, cukup anda gunakan untuk tempat yang membutuhkan password sekedar anda harus masuk. Ingat, ketiga kategori ini tidak boleh punya password yang sama.

Sekian 4 tips utama yang seharusnya anda lakukan ketika memulai program perkuliahan baru. Siapkan komputer anda, jangan sampai anda terganggu studi nya hanya karena permasalahan komputer yang bisa anda tanggulangi jauh hari.

Selamat belajar, dan selamat bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *