Sumber Kepustakaan Berbayar : Bagaimana Mendapatkannya

Ini adalah permasalah yang sering mengemuka, medapatkan artikel yang berbayar. Menjadi masalah karena bisa jadi untuk mendapatkan satu full paper, kita harus membayar USD 30. Jika hanya satu bisa jadi tidak masalah, namun dalam proses penelitian, kita harus membaca banyak paper hanya untuk mendapatkan gambaran awal penelitian kita. Lalu berapa harga yang harus dibayar, mengingat tidak semua artikel adalah open access.

Untuk itu, silahkan mengikuti beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan full artikel yang kita perlukan.

Langkah Pertama,

Ini yang saya lakukan sejak saya kuliah, mintalah kepada author nya atau corresponding artikel nya. Bagaimana cara mengontaknnya ?

Dengan melihat panduan saya sebelumnya, setelah pencarian menggunakan pubmed, pada artikel yang anda inginkan, silahkan masuk ke journal tempat artikel itu berada.
Paling mudah adalah copy judulnya, dan kemudian paste pada google untuk di search (copy , klik kanan, search google). Most likely anda akan mendapatkan link asli tempat artikel tersebut ada di jurnal aslinya (bukan di article databases).
Dan di jurnal tersebut, biasanya anda akan menemukan dua hal :
satu, first author nya; dua corresponding author.

Satu diantaranya pada jaman sekarang ini (artikel terbitan 10 tahun terakhir), dapat dengan mudah mendapatkan alamat email author atau corresponding author nya.

Seperti terlihat seperti contoh diatas, alamat email sudah ada. Tinggal di email. Apa yang harus di katakan kepada pengarangya ? kira-kira seperti ini :
bagian awal, perkenalkan
first of all, I would like to introduce my self .. bla..bla..bla
sebutkan nama serta status anda sebagai student.
bagian berikutnya, adalah menyatakan ketertarikan terhadap artikelnya
I am interested with your article with the title … bla..bla..bla .. which is published in …bla..bla..bla (sebutkan nama jurnal, plus volume dan edisinya)
kemudian,
unfortunately, my library does not have the journal. Would it be possible for me to have the copy of the article ?

Nah, kira-kira seperti itulah isi emailnya. Jangan khawatir, author selalu ingin artikel nya dibaca orang lain dan di sitasi. Itu sangat membahagiakan. Sangat jarang author yang tidak ingin share copy dari artikelnya. Jadi go get it.

catatan : first author dan corresponding author bisa merupakan dua orang yang berbeda

Permasalahan yang muncul, kadang adalah di halaman artikel di jurnal, tidak terdapat alamat emailnya. Maka jika hal ini terjadi, yang saya lakukan adalah search di google, nama first author atau corresponding author nya. Yang anda incar adalah, nama yang muncul dari halaman pribadi di institusi tempat dia bekerja, atau saat ini di researchgate. Di web pribadi di institusi sering diberi alamat emailnya, jika tidak, menghubungi melalui researchgate juga sudah jamak.

Satu yang harus anda perhatikan, bahwa tehnik ini tidak hanya berguna untuk mencari artikel, namun yang akan sering digunakan bagi anda yang melakukan penelitian dan membutuhkan informasi mengenai kuesioner atau rubrics yang digunakan didalam artikel tersebut, maka tehnik diatas harus anda lakukan. Mengapa ? karena kadang, rubrics itu tidak disertakan lengkap di artikel. Biasanya, author akan dengan senang hati memberikannya. Dalam hal rubrics atau kuesioner, bisa jadi tidak bisa diberikan jika hal itu berkaitan dengan hak cipta atau sesuatu yang tidak bisa di sebarkan ke orang lain.

Langkah KeDua

Permasalahan akses ke sumber pustaka juga menjadi perhatian banyak orang, terutama dari negara berkembang. Karena jelas membeli artikel adalah bukan sebuah option, sedangkan jika berlangganan, institusi harus mengeluarkan biaya yang sangat besar. Nah, ada seorang student, namanya Kazakh menciptakan sistem namanya Sci-Hub.

Somehow, system ini bisa menyediakan secara gratis lebih dari 62 jt papers kepada anda secara cuma-cuma. Namun ini menuai protest dari penerbit besar, seperti Elsevier. Sistem ini kontroversial sekali. Namun dibalik kontroversialnya sistem ini, sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh anda yang memang tidak bisa mendapatkan akses artikel yang anda butuhkan.

Harap dicatat, bahwa domain Sci-Hub itu sering berubah-ubah karena sering di blokir beberapa negara. Oleh karena itu, jika link tersebut tidak aktif lagi, silahkan rajin-rajin mencari di google dimana domain Sci-Hub yang aktif.

Ketika anda masuk ke Sci-Hub, maka anda akan mendapati halaman yang sangat sederhana

Bagaimana cara menggunakannya ? disitu anda diminta memasukkan PMID atau DOI , dan kemudian klik open. Apakah PMID dan DOI itu ? PMID adalah nomer identifikasi unik yang digunakan oleh sistem PubMed, sedangkan DOI (Digital object identifier) system adalah identitas unik berupa alphanumerik yang dilekatkan pada karya cipta intelektual. DOI menyediakan alamat yang permanen dari sebuah (contohnya) artikel.

Silahkan copy doi numbernya, lihat contoh dibawah, dimana yang digaris bawahi mulai angka 10. Copy semua huruf-dan-abjad saja tanpa tulisan DOI nya. Kemudian paste ke Sci-Hub, klik open.
catatan : contoh diatas dan dibawah adalah artikel yang berlainan. sekedar menunjukkan bahwa variasi DOI bisa sangat beragam
Jika artikel tersebut tersedia di dalam database mereka, maka silahkan anda klik untuk disimpan. Dibawah ini adalah contoh hasil pencarian artikel yang ada didalam Sci-Hub

Langkah ke tiga

Gunakan google scholar. Jika anda ketikkan judul artikelnya, akan muncul seperti terlihat dibawah ini.

Perhatikan no 1. Sekarang ini, sangat besar kemungkinan bahwa artikel tersebut dapat ditemukan di berbagai macam sumber. Salah satu alasan adalah, author juga ingin paper nya di sitasi oleh orang lain.
Jika beruntung, perhatikan no 2, langsung terlihat bahwa ada pdf file yang bisa langsung di download.

Jika anda klik no 1, maka akan muncul seperti dibawah ini
Coba lihat, ternyata file artikel tersebut ada dimana-mana. Yang sekarang sering kita temukan, author tersebut meletakkan di academia atau researchgate. Sepengetahuan saya, meletakkan file tersebut di blog atau website pribadi author di institusi pendidikannya, tidak menjadikan masalah. Asalkan tidak untuk alasan bisnis diperjual belikan. Dan juga biasanya yang diletakkan di web mereka adalah full version accepted yang masih dalam bentuk word, belum seperti bentuk cetak artikel dalam jurnal

Jangan lupa selalu menyimpan artikel anda di bibliographyc software.
Selamat mencari, dan menyelam di dunia ilmu pengetahuan.

Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *