Mencari Sumber Kepustakaan : Sebuah Tips

Kualitas penelitian adalah isu yang penting ketika mencari sumber kepustakaan. Karena jika anda membaca sebuah sumber yang tidak terpercaya, dan anda mempercayainya, maka ada kemungkinana pengetahuan yang tidak tepat akan ter-patri pada memori anda. Dan dapat berakibat pada kesalahan logika yang dibangun pada tulisan akademis kita. Artikel ini mencoba memberikan tips sederhana bagi para mahasiswa yang membutuhkan petunjuk sederhana dalam pencarian kepustakan, dan ber-fokus pada bidang kedokteran dan ilmu kesehatan.

Kepada para mahasiswa, saya selalu menyampaikan, fokus pada Pubmed dan Google Scholar saja untuk kepentingan pencarian sumber kepustakaan studi anda. Banyak yang bisa ditemukan, dan yang penting adalah mencari yang baik kualitasnya. Dan disini penulis akan memberikan tips penggunaannya berdasar pengalaman penulis, mana yang kira-kira akan banyak manfaatnya bagi anda.


Mari kita mulai dari PubMed.
National Library of Medicine (NLM) mempunyai database sitasi sejak 1960 khusus dibidang biomedical dan life science, bernama MEDLINE. Referensi tertua yang di masukkan kedalam database adalah tahun 1946. Selain meng-indeks jurnal ilmiah, MEDLINE juga meng-indeks buku.

Untuk dapat mengakses database MEDLINE, diperlukan antarmuka (GUI), dua yang populer adalah Ovid MEDLINE ataupun PubMed. Jika Ovid dimiliki perusahaan komersial yang memerlukan langganan untuk mengakses, PubMed adalah layanan gratis yang diberikan National Center for Biotehcnology Information (NCBI) pada NLM, yang berlokasi di National Institutes of Health (NIH). Secara sederhananya begini, Ovid dan PubMed menyediakan kurang lebih data yang sama, yaitu berasal dari MEDLINE, hanya saja satunya berbayar satunya gratis. Oleh karena itu, penulis selalu memberikan saran untuk mengakses menggunakan PubMed.

Mari kita mulai, silahkan buka pubmed.gov

Ketikkan keywords yang akan dicari, pada artikel tips ini, menggunakan kata kunci “anamnesis” (search dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2017). Menghasilkan 21389 items. Kata kunci ini saya masukkan karena saya ingin mencari informasi terbaru tentang anamnesis yang dilakukan oleh dokter ataupun proses pelatihan kepada Med Student pada keahlian melakukan anamnesis. Tentu hasil pencarian itu terlalu banyak, dan banyak artikel yang tidak sesuai dengan yang kita perlukan.

Mengapa demikian ? karena kata kunci anamnesis tersebut selain mencari pada judul dan abstract, juga mencari artikel yang mempunyai keywords artikel atau MeSH (medical subject headings) anamnesis. Nah ada dua pendekatan pada hal ini.

Pendekatan pertama, biasanya penulis menyarankan kepada mahasiswa yang baru mencari artikel untuk mengetahui isu umum, atau ingin mengetahui dimensinya, langsung disarankan untuk memilih artikel review. Artikel review sangat baik digunakan sebagai bahan bacaan mengingat tinjauannya komprehensif dan jika anda ingin menelusur lebih jauh sumber artikelnya, bisa menelusuri daftar pustaka pada artikel review tersebut.

Setelah anda klik review (panah merah no 1), menandakan bahwa anda menyaring artikel review saja yang ditampilkan. Dan hasilnya jumlah item menjadi 2795.

Kadang pula kita perlu membatasi artikel yang dicari pada rentang tahun tertentu, maka pada publication dates (panah merah no 3) bisa dipilih publikasi 5 atau 10 terakhir atau bahkan rentang waktu yang dapat kita tentukan sendiri.

Bonus, adalah panah merah no 2. Akhir-akhir ini, banyak author yang menginginkan artikelnya menjangkau pembaca yang lebih luas, sehingga mereka menyediakan full paper nya kepada pembaca dengan gratis, atau memang journal tempat publikasinya adalah Open Access. Untuk menyaring jurnal yang menyediakan full-text nya secara gratis, maka silahkan pilih “free full text” (panah merah no 2). Secara otomatis, list item yang ada di kanan, akan berubah menjadi artikel yang menyediakan full text saja, dan bisa di download dari link yang disediakan. Download file nya dan jangan lupa simpan dengan bibliographic software (contohnya zotero)

Pendekatan kedua, menggunakan fasilitas advanced search (panah merah no 4) atau Boolean

Pada advanced search, kita akan menggunakan prinsip Boolean Search Strategies. Dengan Boolean search, maka kita dapat melakukan kombinasi keywords menggunakan operator AND, NOT dan OR. Lebih lanjut dapat menghasilkan pencarian yang lebih fokus dan mendapatkan seperti yang anda inginkan.

Mempersempit pencarian

Mencari dengan term coffee AND health menghasilkan pencarian (berwarna biru) yaitu harus ada coffee dan health.
Jika hanya ada salah satu maka tidak akan keluar dalam pencarian
Memperluas Pencarian

Menggunakan operator OR menghasilkan pencarian (berwarna biru) yaitu jika mengandung salah satu saja, 
sudah dianggap benar dan akan muncul di hasil pencarian. Jadi tidak perlu ada keduanya.
Pengecualian

Operator NOT menghasilkan pencarian hanya boleh ada kata Coffee, dan tidak boleh ada kata Health terkandung didalamnya.
Hati-hati menggunakan NOT, karena bisa terjadi menghilangkan terlalu banyak informasi
Memperluas #2

Menggunakan tanda * artinya adalah mencari semua kata yang didahului dengan NURS. Apapun huruf dibelakangnya akan tertampil 
dalam pencarian. Sehingga Nurse, Nursing, dan Nursery pun akan tampil.

Penggunaan Boolean search ini dapat dilakukan langsung pada kotak pencari, atau meng klik advanced search.

Pertama klik add, masukkan kedua kata kunci, kemudian kedua, tentukan operatornya. Disini dipilih AND karena untuk mempersempit hasil pencarian. Hasil yang diperoleh, sama saja jika kita langsung mengetikkan kata kunci coffee AND health. Advance search ini dapat digunakan untuk membuat pencarian yang sangat kompleks, penulis pernah menggunakan untuk 40 lebih kata kunci dengan berbagai parameter yang kompleks.

My NNCBI. Sebelum anda melanjutkan pencarian artikel, penulis sarankan untuk register sebagai member. Jangan khawatir, gratis. Fasilitas apa yang penting untuk kita ? History (recent activity) pencarian kita selalu tercatat, sehingga ketika kita kembali lagi di lain waktu, kita bisa melihat apa saja yang pernah kita cari. Dan satu yang penulis selalu gunakan adalah Saved Search, kita dapat menyimpan kombinasi kata kunci dan operator yang sangat kompleks dan disimpan dalam catatan kita. Tidak perlu kita menebak-nebak lagi atau mengingat apa yang dulu pernah kita kerjakan. Dan menariknya pada kolom Whats New, terlihat ada berapa jumlah artikel baru sejak terakhir kita mencarinya.
Setelah anda mengetahui fungsi-fungsi dasar dalam pencarian menggunakan Pubmed, segeralah menggunakan. Karena jam terbang sangat berpengaruh terhadap ketrampilan mencari informasi berdasarkan keywords ini.


Sekarang kita menuju ke Google Scholar (GS). Dulu banyak librarian tidak begitu setuju mencari artikel menggunakan GS, karena dianggap bukanlah database artikel semacam Medline, ERIC, Embase, dll. Namun mengingat perkembangan yang pesat, penggunaan GS semakin meluas, bahkan penulis melihat beberapa artikel systematic review memasukkan GS sebagai salah satu databasenya.

Sebelum menggunakannya, kita harus mengenal kelemahannya, untuk memastikan bahwa kita tidak mendapatkan informasi sampah, atau dengan kata lain menjamin validitas informasi yang disampaikan. GS mempunyai kelemahan mendasar jika dilihat dari sisi academia yaitu melakukan indexing tanpa meperhatikan kualitas, karena memang Google ada perusahaan yang berfokus mengumpulkan data dan mendapatkan keuntungan dari iklan, sehinga sampai sekarang permasalahan kualitas index dari suatu artikel bukanlah menjadi perhatian mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, ada solusi yang sederhana walaupun sedikit merepotkan, yaitu setiap kita mendapatkan artikel yang menarik perhatian kita, maka lebih baik di cek kualitas jurnalnya di Scopus sebelum kita simpan dan kita gunakan, beberapa pertimbangan saya tulis pada artikel tips publikasi. Aturannya sederhana, jika jurnal tersebut tidak terindex oleh Scopus, jangan digunakan sebagai daftar pustaka kita. Sekedar bacaan sih boleh, namun harus sangat di perhatikan kualitas dan kebenaran isinya berdasar kualitas penelitiannya.

Mengingat kekuatan GS, kita dapat menggunakannya untuk mendapat informasi yang berkualitas. Silahkan ketikkan coffee AND health. Pada hasil pencarian di Pubmed menghasilkan 3289 items, sedangkan GS menghasilkan 1,530,000 items. Ada penjelasan sederhana, Pubmed hanya mengindex medical dan health science, dan GS mengindex semua bidang. Kedua, dalam meng index, Pubmed mempunyai persyaratan yang lebih ketat, sedangkan GS jauh lebih flexible. Akibatnya ? GS bisa menampilkan artikel berkualitas sangat baik tapi juga artikel buruk. Secara umum, hasil pencarian Pubmed bisa lebih dipercaya kredibilitas nya. Untuk GS, masih harus melalui satu step penyaringan lagi, penyaringan kualitas.

Catat : pencarian di GS dapat menggunakan Boolean search strategy juga. Jadi pergunakan untuk lebih mempersempit hasil pencarian, untuk menghasilkan pencarian yang lebih fokus.


Perhatikan hasil pencarian diatas.
All versions, yang dilingkari, menunjukkan lokasi dimana bisa ditemukan record tersebut. Jika di klik, akan tampil list ke 18 lokasi dimana artikel tersebut tercatat. Hal yang menarik disini adalah, sering saya menemukan full text gratis dengan cara ini.
Pada kolom sebelah kanan, menunjukkan terdapatnya full-text dari artikel tersebut, bisa dalam bentuk pdf maupun html. Perhatikan @ My Library, ini sangat unik, hasil ini hanya muncul jika IP Address (alamat komputer anda) dikenali oleh penyedia artikelnya (journal atau penerbit). Misal institusi anda berlangganan sciencedirect, maka akan muncul item ini.
Jika anda ingin mendownload artikel nya, silahkan langsung klik untuk mendownload.

Pengelolaan Menggunakan Zotero, jika diperhatikan dengan seksama pada bagian Zotero pada blog ini, pengelolaannya sama dengan ketika kita menggunakan Pubmed seperti yang dicontohkan pada artikel tersebut. Jadi silahkan ikuti petunjuk pada tulisan sebelumnya.

Seperti terlihat di atas, GS juga menyediakan filter , terletak di posisi kolom sebelah kiri, yang bertujuan untuk memperfokus pencarian kita. Dan seperti Pubmed, dapat membuat alert, pemberitahuan jika ada paper baru berdasar kata kunci yang kita cari.


Ini adalah bagian yang penting dari strategi pencarian. Setelah kita tahu tempat mencari, dan teknis pencarian menggunakan Pubmed dan GS, maka langkah yang tidak kalah penting adalah strategi mencari kata kunci yang tepat. Berikut akan penulis coba sampaikan logika serta urutan untuk mendapatkannya.

Biasa kita mulai dengan pertanyaan atau dalam sebuah naskah akademis dengan research question. Penulis akan menggunakan contoh sederhana dari topik penelitian sendiri, begini pertanyaannya : dimanakah pentingnya anamnesis pada pelayanan medis ?
Disini kita mendapatkan dua pikiran utama : satu, anamnesis. kedua, dokter. Jika kita search keywords dengan anamnesis AND physician itu bisa, namun tidak begitu langkahnya untuk mendapatkan hasil yang lebih terarah.

Pertama, kita bagi menjadi dua topik pencarian yaitu anamnesis dan physician
Kita mulai dari anamnesis, apakah anamnesis itu ? apakah kata lain yang sepadan ?  Mengapa kita harus melakukan analisa kata kunci ini ? agar pencarian kita menyeluruh, menjangkau semua dimensi persoalan pada topik kata kunci tersebut


setelah anda membaca teori serta beberapa artikel tentang anamnesis.
anda akan menemukan kata kunci lain yang berhubungan dengan anamnesis.

kemudian, masukkan kata kunci tersebut kedalam Pubmed advanced search, dan menghasilkan :

(((((((anamnesis) OR interview) OR "physician-patient interaction") OR "interpersonal relation") OR 
"breaking bad news") OR "history taking") OR empathy) OR consultation

Kemudian, pada kata kunci dokter :
kita mendapatkan physician dan doctor, dan jika dimasukkan kedalam Pubmed akan menghasilkan :
(doctor) OR physician

Namun kita juga harus paham, bahwa jika kita ingin fokus pada dokter saja, maka kegiatan anamnesis tidak hanya terjadi antara dokter pasien, namun bisa terjadi dengan nurse dengan pasien atau komunikasi antara dokter dan pasien. Oleh karena kita ingin memfokuskan hanya kegiatan dokter dengan pasien, maka kita perlu menambahkan pembatasan dengan NOT nurs*.
Sehingga artikel yang membahas komunikasi nurse tidak akan ikut ditampilkan.

Tiga kelompok diatas di satukan, menjadi :

((((((((((anamnesis) OR interview) OR "physician-patient interaction") OR "interpersonal relation") 
OR "breaking bad news") OR "history taking") OR empathy) OR consultation)) 
AND 
((doctor) OR physician)) 
NOT 
nurs*

Pencarian diatas, pada tanggal 16 Agustus 2017, menghasilkan 42810 items.
Pada dasarnya pencarian diatas adalah menyilangkan anamnesis AND doctor, namun anamnesis dikembangkan dulu, juga doctor juga, yang kemudian meng exclude kan perawat.
Satu domain pencarian, dikenakan operator boolean OR
Masing-masing domain disilangkan dengan operator boolean AND
dan terkahir, eksklusi menggunakan operator boolean NOT

Jika pembaca sekalian ingin sekedar mengetahui isu secara global dan tidak ingin mendalam kepada kasus per kasus penelitian, maka silahkan di filter pada review paper saja, dan sudah akan berkurang menjad 3462 items. Dan sudah tentu seperti biasa, kita ingin membaca perkembangan teori terkini, maka silahkan difilter 5 tahun terakhir, dan menjadi 719 item saja. Silahkan pilih paper yang anda tertarik, jauh lebih mudah menfokuskannya, karena sudah tersaring. Dan dengan konsep pencarian dengan metode pencarian systematic search, anda bisa mendapatkan keyakinan bahwa artikel yang anda search sudah mencakup dimensi yang menyeluruh dari pertanyaan penelitian anda.

Nah, semoga bermanfaat. Selamat mengarungi samudra pengetahuan di Pubmed dan Google Scholar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *